Tampilkan postingan dengan label (A-D). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label (A-D). Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Juni 2007

Agnes Monica - Bukan Milikmu Lagi

Takkan bisa diriku
Seperti yang kau mau
Karna diriku bukan milikmu lagi
Heyya..hey..yah..

Yang takkan pernah terhapus
dan tak terlupakan
Dari dirimu
Lelaki yang pernah bersamaku
dan mencintaiku sepenuh hatimu
Tapi ternyata kau pergi
tinggalkan diriku
Cinta dan sluruh mimpiku

(Reff )

Kau takkan bisa jadikan diriku
seperti yang kau mau
Karna ku bukan milikmu
Aku adalah wanita yang pernah
kau sakiti, tapi kau tahu
ku bukan milikmu lagi
(ku bukan milikmu lagi)

Takkan bisa diriku
Seperti yang kau mau

Takkan pernah kusesali
Dan aku ragukan keputusan ini
Sebab hidup takkan berhenti sampai disini
Hanya karna dirimu

Tapi ternyata kau pergi
tinggalkan diriku cintaku
dan sluruh mimpiku

Rabu, 20 Juni 2007

Ahli Fiqir - Ambil Ambillah

Di ruang-ruang kota
Di celah-celah pinggir desa
Di dalam banglo bilik istana kamar si rumah usang
Di dalam petak teratak usang si rumah sewa
Di dalam di mana saja
Di situlah bermula kisah ambilah


Di ruang-ruang hotel mewah berbintang lima
Di dalam bilik-bilik kecil katil hotel-hotel berharga murah
Di dalam hamparan bendang,ladang dan sawah
Di dalam taman,tasik segala bermula kisah ambilah
Di dalam semak belukar petak usang atau mobil mewah

Embun menjadi tegar kekasih saling berikrar
Merpati dua sejoli bermadu kasih perit,pedih,rintih,nikmat,keluh,resah
Jadi derita ambilah

Dari setitis air mengalir menjadi seketul darah dari seketul darah
Menjadi segumpal daging merah
Berdegup jantung nya bernangis bernyawa
Sayang hanya dibuat umpama seurat sebutir sampah
Tanggis nya mengisi dunia
Siapa mama nya siapa papa nya
Siapa yang empunya

Jangan ditanya siapa papa dan siapa mama nya lagi
Dia hanyalah bayi merah
Hanya bayi merah yang wujud dari rahim seorang wanita
Yang tidak dan belum mengerti apa-apa

Ambilah ingin segera ku dengarkan azan di telinga tika mata mu pejam
Ingin segera ku kenalkan mu pada dunia saat tika mata mu jaga
Ambilah adakah kau bisa menghadapi semesta yang menanti
Dengan sejumlah sejuta taring yang berbisa
Senda,tawa hilai dunia usah la kau kecewa berputus asa

Ambilah ingin ku melihat dikau mendaki puncak bukit menara tinggi menhirup erti hidup
Memeluk sari enti bunga dunia memeluk alam semesta
Ambila ingin ku lihat kau dewasa merangkak bertatih jatuh bangkit bangun semula
Berlari ke kaki pelangi mengejar mimpi melewati samudera dengan sayap irama

Sesekali gendong la dia ajak la dia bicara sewaktu-waktu timang la dia
Dan buat dia ketawa kerana dia juga seperti anak kecil yang lainnya

Tulis la luka ambilah tulis la di dinding-dinding rumah
Tulis la di kaca-kaca pada setiap wajah yang kau jumpa kalimah yang kau kutip dari
Butir sejarah
Tulis la duka ambilah tulis la bertapa hari-hari yang kau lalui bertapa kau sunyi sepi
Dingin nya sedingin salji walau berdiri mu di panas terik mentari

Tulis la rindu ambilah tulis la atas pasir dan tanah
Tulis la dengan jari-jemari yang tidak pernah merasa nikmat sentuhan papa dan mama
Tulis la tulis la tulis la ambilah
Agar dapat ku khabarkan pada semua tidak akan lahir sejuta janin tak berdosa
Seorang lagi ambilah

Dan pabila tanggis nya pertama kali mengisi dunia
Nyaring garing memecah suasana hening subuh gelita
Di dalam dingin pagi begini embun menjadi saksi
Mentari ku bersedih si gebu kecil mengigil si mongel kecil memangil

(ambilah...ambilah....ambilah ar... ambilah...ambilah..ambilah... arr....)

Ahli Fiqir - Tik Tok Simpati

Di corong-corong radio layar kaca tv
Pancaran satelit parabola siarkan cerita
Salurkan berita bawakan derita sandiwara kisah nyata
Di dada akhbar rencana terkini
Menghiasi ruang muka warkah wadah warta wajah warga dunia
Nanah luka mereka
Gejolak resah kocak dunia
Siksa mereka kita saksinya
Bencana alam melanda tragedi dan petaka
Musibah menimpa kemelut negara dunia ketiga
Lapar dan dahaga panas dan dingin cuaca
Perang meragut jiwa angkara si mesiu peluru tak bermata
Dan kita hanya cuma membisik hiba hanya satu rasa..

Hanya satu rasa (3x)
satu rasa, satu rasa

(Chorus)

Tik tok, tik tok, tik tok, tik
Sedetik simpati
Suris sris srik bunyi mati
Di situ simpati berhenti (2x)

Lain di mulut lain di hati
Cukupkah dengan rasa hiba setakat mudah hulur simpati
Hanyalah mampu cuma bersuara bisa lafaz kata
Pilu sayu hanya sementara
Timbul tenggelam pergi dan datang sekelip mata rasa itu hilang
Sekilas rasa seikhlas mana
Tiada guna apa ertinya....?
Tiada guna.. apa ertinya...

(Chorus)

Apalah guna setelaga airmata dan selaput duka
Seandainya tidak dapat mencuci darah luka dan nanah mereka
Apalah guna sejuta kata dan berjilid naskhah kisah duka lara
Seandainya tidak dapat mengisi alas kosong perut mereka
Tiada erti segala sinar pancar optik kaca silau lensa kamera
Seandainya tidak dapat mejadi selimut gebar tubuh mereka
Tik tok tik tok simpati kau datang dan pergi
Tik tok tik tok simpati timbul dan tenggelam lagi
Tik tok tik tok simpati sedih dan senyum kembali
Berulang-ulang lagi tiada henti
Simpati kita semua hanyalah secubit rasa
Tidak mampu berdaya mematah peluru-peluru yang muntah
Dari picul-picul mulut-mulut senjata angkara kita
Simpati polan simpati anu simpati mu simpatiku
Simpati kita semua nilainya Nilainya hanyalah sekadar secebis
SAMPAH!!!! (Sampah!!Sampah!!)
Air mata kita kering semula

(Chorus)

Ahli Fiqir - Samseng

Samseng, samseng, samseng, samseng
ini bukan zaman samseng
bukan zaman samseng samseng*
tiada tempat untuk samseng
ini bukan cara samseng

Sudah banyak yang ku lihat di depan mata
pecah botol pecah gelas pecah kaca pecah kepala
cara berkuasa siapa gagah siapa perkasa siapa lagi ramai anggota
mana tempat?
bila masa?
kita jumpa
satu lawan satu
engkau dengan aku
buka butang buka baju
gedebak gedebik gedebuk
kita tunggu siapa yang akan jatuh dahulu

Yang menang akan jadi abang besar
tak perlu gusar
kiri kanan sentiasa ada orang jaga
bila berjalan kepak mula dibuka
jaga jaga jangan cuba merenung mata
amaran untuk semua

dunia ini dia yang punya

Dan didepan mu berbaris peluang-peluang
tapi tidak mahu pun engkau rebutkan
Berderet-deret sasaran
namun tidak satu peluru pun engkau lepaskan
kerana engkau hanya asyik berjuang
Entah untuk apa dan demi siapa engkau juangkan

Keberanianmu itu adalah
himpunan puluhan anggota bengong
yang sibuk melaungkan suku-suku pantun
serta cogankata kosong

Keberanianmu itu adalah
tubuh-tubuh kaku terdalam* bergelimpangan
di simpang-simpang jalan yang telah engkau tewaskan

Keberanianmu itu adalah wajah-wajah kamu
yang berbinkan dan berbintikan
si anu dan si polan
terpampang di muka suratdepan
ruang2 surat* dipasung kaki dan tangan

Keberanianmu itu adalah anak2 bangsaku
dalam satu ikatan berkongsi kandang
bergelar si banduan

Apa yang kan kau dapat
hanya sorakan kuat
naikkan semangat
setelah bertempur hebat
engkaulah tuah engkaulah jebat
tiada siapa yang akan berani dekat
sampai bila kau nak jadi raja membabi buta
bukalah mata satu hari kau pasti akan jatuh takhta
kehabisan bisa baru kau sedar
mana pergi tuah
mana hilang jebat
mana kata semangat
mana kiri kanan gua
mana kata bersatu
mana isi dan kuku
mana sehidup semati
mana pergi
argh!! semua janji

Bukan aku hendak mengata
tapi sudah nyata
semakin bermaharajalela
semakin berleluasa
satu demi satu
bangsa ku menjadi layu
gugur di medang perang
ciptaan saudara saudara ku
bagaimana hendakku jelaskan
pada generasi baru
dunia maju tapi bukan kita nombor satu
dunia serba canggih tapi kita masih menagih
dunia pesat membangun tapi kita masih mengelamun
salah siapa
lain makan nangka
lain kena getah
lain cari cerita
lain jadi mangsa
kerana nila setitik
rosak semua susu sebelanga

Ahli Fiqir - Angguk - Angguk, Geleng - Geleng

Apa khabar teman-teman sefikir

(Chorus)

Angguk angguk geleng geleng
Tunduk tunduk ikut telunjuk
Iya Iya saya saya
Kiri Kanan Ikut saja

(Chorus)

Kita tunduk pabila diketuk
Bila terantuk tak usah dipujuk
Biarpun dipatuk
Ingat pesan atuk…sabar sabar sabar sabar…

Tak apa tak kisah
Tak rugi tak mati
Tak ambil peduli
Berserah dan pasrah
Biar ada dah dijampi
Ada pasang, surut-naik

Dikerah dijajah
Terus nista dipenjara
Jadi hamba jadi kuli
Jadi batu diam diri
Kita tunggu kita lihat
Kita nanti kita perhati
Jgn merungut biar berjanggut
Diam akur
Kita mesti patuh
Acuh tak acuh endah tak endah
Buat lawak bodoh terlampau
Biar kita melopong
Biar kita menganga
Biar mereka buat apa mereka suka
Biar saja
Jangan melawan
Jangan membantah
Janganlah degil kena ikut perintah
Kena banyak diam
Biar apa orang kata
Kita tawa dalam duka
Kecut takut
Kalut kolot
Terkunci mulut
Bergaduh bertutur
Kalah sabung menang sorak
Tiba masa kita gerak

(Chorus)

Dik mari dik
Ya kak
Nama adik siapa?
Liya…
Adik tahu nyanyi tak?
Tahu…
Mari ikut kakak nyanyi sama-sama…

Angguk angguk geleng geleng
Tunduk tunduk ikut telunjuk
Angguk angguk geleng geleng
Tunduk tunduk ikut telunjuk

Iya Iya saya saya
Kiri Kanan Ikut saja
Iya Iya saya saya
Kiri Kanan Ikut saja

Tolak Tambah
Kali ganda
Hitung kira segala nista
Maju mendung
Tinggi rendah
Berapa nilai
Nilai bangsa

Kak…Sekupang ke?
Dua kupang ke? Tiga kupang?

Sawah sebendang
Ladang sebidang
Tanah sekangkang
Pohon sebatang
Kerana uang semua hilang hanya tinggal shelai sepinggang

Yang jenin yang lebai yang pandir yang luncai
Yang angannya tinggi yang dibuai mimpi yang sawah terjual
Maruah tergadai

Kamu mahu lagi?

Ahli fikir…sabar, sabar, sabar, sabar, sabar, sabar.

Anuar Zain - Semua Untukmu

Dengarlah bisikan angin bayu
Dengarklah bisikan ooo hatiku
Bagaikan sebuah melodi cinta murni
Semua adalah untukmu
Walaupun dalam lautku selami
Walaupun tinggi gunungku daki
Ku rela tempuhi rintangan yang ada
Semua demi cinta suci

Tanpa dirimu hidup tak bererti
Tahukah kau cintaku murni
Jangan kau pergi
Dirimu tiada ganti
Harapan yang ada
Tersemat di jiwa
Semoga kau sentiasa di sisi

Usah kau ragui keikhlasanku
Usah kau ragui oh hasratku
Kuserah seluruh jiwa dan cintaku
Semua adalah untukmu

Tanpa dirimu hidup tak bererti
Tahukah kau cintaku murni
Jangan kau pergi
Dirimu tiada ganti
Akan ku berjanji oh aku berjanji
Semua adalah untukmu

Tanpa dirimu hidup tak bererti
Tahukah engkau cintaku suci dan murni
Jangan kau pergi
Dirimu tiada ganti
Akan ku berjanji oh aku berjanji
Segala harapan tersemat di jiwa
Semoga kau sentiasa di sisi

Anuar Zain - Keabadian Cinta

Selembut bicara
Sehalus sentuhanmu
Layangan pesonamu
Tak mungkin ku lupa jelingan pertama
Nan indah penuh makna
Akan ku sahut cintamu itu
Bersama kita menuju bahagia

(Chorus)

Takkan laguku sendiri
Kasih yang berlabuh kini
Terasa keabadian cinta kau beri
Mungkinkah daku bermimpi
Sebahagia begini
Ini bukan ilusi oh... kasih

Seindah irama
Gemersik suaramu
Mengalun sepiku yang merindu
Akan ku sahut cintamu itu
Bersama kita menuju bahagia

(Bridge)

Tuhan merestui
Bahagia begini
Kasihmu nan suci

Anuar Zain - Suria Dan Siara

Bintang timur muncul sebentar cuma
Pastikan hilang pada dinihari
Segelintir yang menyaksinya
Hadir cuma sebentar bagaikan suatu rahsia

(Bridge)

Tinggalkan malam layangan ilham
Sampaikan salam siarra yang bungkam

(Chorus)

Selamat pagi sang suria mulaikan hari
Apakah janjimu untukku hari ini
Selamat tinggal sang siarra akhiri malam
Apakah rahsia yang telah kau bawa pergi

Bintang timur hadir bersama dingin
Pastikan pulang mengiringi sunyi
Segelintir yang menyaksinya
Hadir buat seketika simpan suatu rahsia

Anuar Zain - Perpisahan

Ku mengerti perpisahan ini
Bukan kerana kau membenci
Tapi kasih yang pernah kuberi
Tiada lagi bersama

Seringkala aku terlihatkan mu
Impian nan indah
Bersulam bahagia

Ku harungi hari demi hari
Bersama wajah tak mungkin akan kembali
Tapi hati masih tak terima
Ditinggalkan sengsara

(Chorus)

Keraguan ini bukanlah padamu
Perasaan hati masih rindu
Kekalutan ini hanyalah untukku
Tercari-cari bayanganmu
Tak sanggup aku kehilangan
Kehilanganmu

Kasih tercari-cari

Keraguan ini bukanlah padamu
Masih tercari-cari bayanganmu
Tak sanggup aku kehilanganmu

Anuar Zain - Sesuci Cintamu

(Chorus)

Dapat ku membayangkan
Dari senyum bibirmu itu
Terlindung dari nyata Aku tahu semua
Terucap kata-kata Bisikan seluhur hatimu
Ku percaya jua sesucinya cintamu

Kukagumi sinar
Matamu yang ayu
Bundarnya... cantiknya...
Wajahmu sayang penyejuk rasa
Selembut hatimu
Menjadi ku bertambah sayang
Senangnya hati kini
Sejak bersamamu
Bertemu dan bermesra
Sering menghibur duka
Biar masa berlalu
Kasih sayang dipahatkan
Ku percaya suci cintamu

Minggu, 17 Juni 2007

Dina - Malu Tapi Mahu

(Verse)

Terpana aku,dikau menuju
di depan mata,memanggil nama ku
menyapa mesra,berbisik nada manja
diri, rasa bagai nak melayang

di hati mula, tertanya tanya
resah gelisah di setiap masa
apakah benar ku sudah tergoda
ku malu untuk menyatakan nya

(Pre-Chorus)

ku malu mengaku, kau dihatiku
ku malu merindu, kau takkan tahu
ku malu bertemu, menatap mata mu
ku malu kupendam, rahsia hatiku

(Chorus)

oh apa harus ku simpan saja
cinta yang bermain di jiwa
tak mampu lagi ku tunggu
ku malu tapi ku mahu cinta mu

diriku bukanlah pujangga
yang bijak bermadah kata
haruskah ku diam saja
ku malu tapi ku mahu cinta mu

(Verse)

berdebar debar tidak ku sabar
menanti saat --kita bersua
hendak ku khabarkan hasrat di jiwa
namun pasti diri ku terkaku

di hati mula, tertanya tanya
resah gelisah di setiap masa
apakah benar kusudah sedia
masih ku malu menyatakan nya

(Chorus)

(Bridge)

oh kasih yang tercipta
pasti tiada tandingannya
bimbang hati ini jika
kau tak membalas cinta ku yang ada
makin terseksa di jiwa
tiap kali ku mencuba
melagu kata namun lidah ku kelu tak berdaya

Jumat, 15 Juni 2007

Bunga Citra Lestari - Cinta Pertama

sunny… sunny…
jantungku berdebar tiap ku ingat padamu
sunny… suny…
mengapa ada yg kurang saat kau tak ada
sunny… sunny…
melihatmu, menyentuhmu, itu yg ku mau

*

kau tak sempat tanyakan aku
cintakah aku padamu

reff

tiap kali aku berlutut, aku berdoa
suatu saat kau bisa cinta padaku
tiap kali aku memanggil di dalam hati
mana sunny, mana sunny ku, mana sunny ku

sunny…. sunny…
apa kabarmu, kabarku baik2 saja
sunny… sunny…
ebegitu banyak cerita, tak habis tentangmu
sunny… sunny…
salamku untukmu dari hati yg terdalam

*

reff

Dewa 19 - Aku Disini Untukmu

Melayang kau cari cari arti
Yang pasti takkan kau temui
Tak perlu kau nilai - nilai semua
Biarlah semua adanya

Kau coba meraba raba hati
Warna gejolak disini
Alirkan semua rahasia
Taburkan dalam suasana

Tak usah kau cari makna hadirnya diriku
Aku disini untukmu
Mungkin memberi arti cinta Pada diriku
Aku disini untukmu

Tak usah kau tanya tanya lagi
Coba kau hayati peranmu
Lupakan sekilas esok hari
Semua telah terjadi

Aku dan dirimu Tenggelam dalam asa
Dan tak ingin lari Tanggalkan rasa ini
Cobalah entaskan Pastikan lepas atau terus
Semoga perih terbang tinggi diawan

Tak usah kau cari makna hadirnya diriku
Aku disini untukmu
Mungkin memberi arti cinta Pada diriku
Aku disini untukmu

Lepaskan sejenak berat beban dipundakmu
Aku disini untukmu
Pastikan kau jawab semua ragu dicintamu
Aku disini untukmu

Tak usah kau cari makna hadirnya diriku
Aku disini untukmu
Mungkin memberi arti cinta Pada diriku
Aku disini untukmu

Kau coba meraba raba hati
Warna gejolak disini
Alirkan semua rahasia
Taburkan dalam suasana

Adam - Ku Bertanya

Adakah diriku kau tak perlu lagi?
Adakah cintaku kau tak perlu lagi?
Adakah dirimu dah berubah hati terhadap diriku.

Adakah insan lain bertakhta di hatimu
Hinggakan dirimu mengubah cintamu
Manakah cintamu yang kau beri dulu kepada
diriku..

Kau pernah berkata cintamu adalah untuk
selama-lamanya
Bulan menjadi saksi pada malam itu
kau kata kau cinta.

Sayangku dengarlah rintihan hatiku
Ingin kau kembali seperti dahulu
Kenangan di jiwa membuatku rindu kepada dirimu.

Kau pernah berkata cintamu adalah untuk
selama-lamanya
Bulan menjadi saksi pada malam itu
kau kata kau cinta

Kiranya diriku kau tak perlu lagi
Simpanlah kenangan cinta kita dihati
Walaupun ku sukar,ku akur kali ini
Biarlah ku pergi

Maafkan ku bertanya…..

Adam - Jatuh

Di manakah pemandangan terindah di dunia
Puas ku cari setelah jauh melangkah
Hingga takdir menyuluh ke arah mu
Ku temu pemandangan itu terlakar di wajahmu

Dengan setiap renungan
Terpesona ku rasakan
Dengan setiap belaianmu hati makin tersentuh

Oh kasih, oh kasih
Ku berterima kasih
Padamu kerana menyempurnai hidupku

Dan sakit dah sungguh aku asyik terjatuh
Jatuh cinta dengan kamu

Dalam berjuta-jutaan lagu
Tiada satupun dapat menenteramkan kalbu
Melainkan bila kau menyebut
Ke telinga bahawa kau juga sayang padaku

Dengan setiap lafaz kata
Harapan makin menyinar
Untuk kita bersama membina hidup bahagia

Oh kasih, oh kasih
Ku berterima kasih
Padamu kerana menyempurnai hidupku

Dan sakit dah sungguh aku asyik terjatuh
Jatuh cinta dengan kamu

Ku rasa setuah-tuah manusia
Nikmati hidup dengan wanita yang ku cinta

Kamis, 14 Juni 2007

Dayang Nurfaizah - Inginku Miliki

Jangan kau mengingatkan
Malah memikirkan apa
Diam ku terpaku
Tak bermakna apa apa

Takkan ku beralah
Tunduk pada malu ku
Aku dihambat rindu

Tiada ku sangka
Bila bila berjumpa
Sama sama terpinga
Cinta mula terpanah di jiwa

(Chorus)

Ohh pinta ku sambutlah
Kasih ku tak berbelah
Wajahmu menggenggam hati
Ingin ku miliki

Dirimu ku suka
Jiwaku meronta
Meraih cinta darimu
Ingin ku miliki

Apa harus aku mendiamkan
Biar apa saja bisa
Pergi mendahului ku
Menghalangi langkah

Tiada ku sangka
Ku menerima saja
Ketentuannya

Ku… selami ke dasar hati mu
Untuk mengisi ruang yang ada
Di tempat yang teristimewa
Dan bertakhta
Pinta ku, sambutlah

Astrid - Jadikan Aku Yang Kedua

(Pre-Chorus)

jika dia cintaimu
melebihi cintaku padamu
aku pasti rela untuk melepasmu
walau ku tau ku kan terluka

jikalau semua berbeda
kau bukanlah orang yang kupuja
tetapi hatiku telah memilihmu
walau kau tak mungkin tinggalkannya

(Chorus)

jadikan aku yang kedua
buatlah diriku bahagia
walau pun kau takkan pernah
kumiliki selamanya

(Pre-Chorus)

(Chorus)

Rabu, 13 Juni 2007

Amy Mastura - Cinta

Jika ditanya tentang cinta
Macam-macamlah jawapannya
Ada cinta yang bawa ceria
Ada cinta yang sanggup merana

Sanggup berkorban apa saja
Hilang kawan hilang keluarga
Lebih baik cinta pada yang Esa
Tentunya kitakan selamat selamanya

Hidup ini penuh pancaroba
Kiri kanan masalah saja
Janganlah derita kerana cinta
Kerna cinta bahagia

Kalau benar cinta itu buta
Siapakah jadi bangsanya ?
Kalau cinta itu cinta setia
Nangis ketawa sama hahaha

Kalau kita boleh beli cinta
Berapa pula harganya ?
Alangkah indah kita dicinta
Kerana hidup kita lebih bahagia

Selasa, 12 Juni 2007

Candy - Demam

Apa tak kena ku?…Semuanya tak betul
Sampai duduk pun tak boleh diam
Siang ku terganggu.Malam ku tak tidur
Terasa bagai dilanda demam

Makin ku rasakan hilangnya kawalan
Bila kau muncul dalam pandangan
Darah ku gemuruh bertitisan peluh
Jantung tercicir satu degupan

Diri ini dah dilanda demam.

Demam cinta suhu yang membara
Membara di dalam jiwa
Jiwa yang selama ini dingin tak berhuni

Dewa 19 - Dewi

Dewi aku mohon
Beri kesempatan
tuk bisa menebus dosaku kepadamu

Maafkanlah aku yang menyakitimu
Aku tidak pernah menyangka bisa begini

Oh Dewi..
Dengarkanlah

Dewi..
Kaulah hidupku
Aku cinta padamu sampai mati

Dewi.. Belah lah dadaku
Agar kau tahu
Agar kau mengerti

Ooo..Ooo..

Semua terjadi begitu saja
Tak ada serius antara dia dan aku
Tidak cinta dan tak ada hati
Hanya karena aku lelaki dan dia wanita

Oh Dewi
Dengarkanlah

Dewi..
Kaulah hidupku
Aku cinta padamu sampai mati

Dewi..
Belah lah dadaku
Agar kau tahu
Agar kau mengerti