Di waktu rinduku mengemis
Secebis ehsan
Airmataku yang bergenang
Kau biar jatuh
Berlinangan
Tanpa kau cuba memujukku
Tergamak lihat ku tersungkur
Menggamit hampa
Sisa hari ku sarat mendung
Menanti hujan
Bertahun lama
Aku pun derita sendiri
Bertingkah sedih dengan sepi
Ada mungkin takdirku begini
Akhirnya Tuhan
Berikan jawapan yang murni
Bukannya aku yang berdosa
Dambakan cinta suci
Sebaliknya kau buta hati
Tak nampak kasih yang kau cari
Diri ini
Menangis di depan matamu
Tampilkan postingan dengan label Mila. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mila. Tampilkan semua postingan
Jumat, 20 November 2009
Kamis, 19 November 2009
Mila - Menanti
Oh......
Di sunyinya hati ini sendiri kumenanti
sesuatu yang tak pasti darimu
darimu ohhh….
Ku tahu dirimu tak bisa kumiliki
meskipun ku takkan henti
mengharapkan hadirmu
Ohh… menanti terus menanti dirimu
dan tak inginku berpaling meski hanya mimpi
menanti ku menanti cintamu kan kembali padaku
Mungkinkah semua ini terjadi?
Sejak pertama melihatmu berdua dengan kekasihmu
hancur luluh sudah harapan hati ini
Ku tahu dirimu tak bisa kumiliki
meskipun ku takkan henti
mengharapkan hadirmu
ohh … menanti terus menanti dirimu
dan tak inginku berpaling meski hanya mimpi
Menanti ku menanti cintamu kan kembali padaku
menanti terus menanti dirimu
dan tak inginku berpaling meski hanya mimpi
menanti ku menanti cintamu kan kembali padaku
Biarkan ku nikmati bayangmu
biarkan ku nikmati bayangmu
biarlah hanya malam temaniku
Menanti terus menanti dirimu
dan tak inginku berpaling meski hanya mimpi
menanti ku menanti cintamu kan kembali padaku
Biarkan ku nikmati bayangmu
biarlah hanya malam temaniku
menemaniku…...
ohhh.....
Di sunyinya hati ini sendiri kumenanti
sesuatu yang tak pasti darimu
darimu ohhh….
Ku tahu dirimu tak bisa kumiliki
meskipun ku takkan henti
mengharapkan hadirmu
Ohh… menanti terus menanti dirimu
dan tak inginku berpaling meski hanya mimpi
menanti ku menanti cintamu kan kembali padaku
Mungkinkah semua ini terjadi?
Sejak pertama melihatmu berdua dengan kekasihmu
hancur luluh sudah harapan hati ini
Ku tahu dirimu tak bisa kumiliki
meskipun ku takkan henti
mengharapkan hadirmu
ohh … menanti terus menanti dirimu
dan tak inginku berpaling meski hanya mimpi
Menanti ku menanti cintamu kan kembali padaku
menanti terus menanti dirimu
dan tak inginku berpaling meski hanya mimpi
menanti ku menanti cintamu kan kembali padaku
Biarkan ku nikmati bayangmu
biarkan ku nikmati bayangmu
biarlah hanya malam temaniku
Menanti terus menanti dirimu
dan tak inginku berpaling meski hanya mimpi
menanti ku menanti cintamu kan kembali padaku
Biarkan ku nikmati bayangmu
biarlah hanya malam temaniku
menemaniku…...
ohhh.....
Senin, 16 November 2009
Akim dan Mila - Kau dan Aku
Akim:
Pertama kali kita bertemu terpanaku melihatmu
Kurasakan kehangatan yang kau berikan untuk diriku.
Mila:
Aku juga merasakannya, indahnya suaramu luluhkan hatiku
Nada-nada indah lagumu membuatku slalu terbayang kamu
Bridge
Akim: Kini kita
Mila: Bahagia bersama
Akim: Dalam suka
Mila: Atau dalam duka
Akim: Sebuah ucapan janji yang tak pernah berubah
Akim & Mila: Bersama kau dan aku untuk selamanya
Reff
Akim & Mila:
Kau dan aku, dalam cinta
Bahagia yang tiada terkira
Kau dan aku sampai nanti
Sang waktupun takkan memisahkan (kau dan aku)
Song 2
Akim: Saat nanti bila memang sudah tiba waktu yang ditunggu
Mila: Ku kan menanti saat indah jangan biarkan berlalu percuma
Akim: Percayalah kekasihku dirimu dalam hayalanku slalu
Mila: Akupun merasakan yang sama, tak dapat kuberpisah darimu
Bridge:
Akim: Peluk aku
Mila: Betapa hangatnya
Akim: Tak kulepas
Mila: Walaupun sesaat
Akim: Bahagia yang kudapat hanya dari dirimu
Akim & Mila: Bersama kau dan aku selamanya
Reff
Akim & Mila:
Kau dan aku selamanya
Nada-nada indah kunyanyikan
Kau dan aku dalam cinta
Bahagia bersama slamanya
Bridge:
Mila: Diam-diam kau melihat cintaku
Akim: Hanya untuk kamu tiada yang lain
Mila: Buanglah keraguan yang ada di hatimu
Akim: Yakinkan hati kita selamanya
Reff
Akim & Mila:
Kau dan aku dalam cinta
Bahagia yang tiada terkira
Kau dan aku sampai nanti
Sang waktupun takkan memisahkan
Kau dan aku (kau dan aku)
Selamanya (selamanya) 4X
Untuk kita ouwo
Untuk Kita..
Pertama kali kita bertemu terpanaku melihatmu
Kurasakan kehangatan yang kau berikan untuk diriku.
Mila:
Aku juga merasakannya, indahnya suaramu luluhkan hatiku
Nada-nada indah lagumu membuatku slalu terbayang kamu
Bridge
Akim: Kini kita
Mila: Bahagia bersama
Akim: Dalam suka
Mila: Atau dalam duka
Akim: Sebuah ucapan janji yang tak pernah berubah
Akim & Mila: Bersama kau dan aku untuk selamanya
Reff
Akim & Mila:
Kau dan aku, dalam cinta
Bahagia yang tiada terkira
Kau dan aku sampai nanti
Sang waktupun takkan memisahkan (kau dan aku)
Song 2
Akim: Saat nanti bila memang sudah tiba waktu yang ditunggu
Mila: Ku kan menanti saat indah jangan biarkan berlalu percuma
Akim: Percayalah kekasihku dirimu dalam hayalanku slalu
Mila: Akupun merasakan yang sama, tak dapat kuberpisah darimu
Bridge:
Akim: Peluk aku
Mila: Betapa hangatnya
Akim: Tak kulepas
Mila: Walaupun sesaat
Akim: Bahagia yang kudapat hanya dari dirimu
Akim & Mila: Bersama kau dan aku selamanya
Reff
Akim & Mila:
Kau dan aku selamanya
Nada-nada indah kunyanyikan
Kau dan aku dalam cinta
Bahagia bersama slamanya
Bridge:
Mila: Diam-diam kau melihat cintaku
Akim: Hanya untuk kamu tiada yang lain
Mila: Buanglah keraguan yang ada di hatimu
Akim: Yakinkan hati kita selamanya
Reff
Akim & Mila:
Kau dan aku dalam cinta
Bahagia yang tiada terkira
Kau dan aku sampai nanti
Sang waktupun takkan memisahkan
Kau dan aku (kau dan aku)
Selamanya (selamanya) 4X
Untuk kita ouwo
Untuk Kita..
Jumat, 06 November 2009
Mila - Jika Kau Ubah Fikiran
Diriku sedar siapalah ku dimatamu
hanya sebutir pasir di pantai kau berlabuh
cukup di situ hasrat ku terkubur
Kau juga bilang kau belum bersedia lagi
untuk mengganti pasangan dalam sanubari
mungkin kerna masih basah luka lama
Jika kau ubah fikiran
aku kan setia menanti
jika kau perlukan teman
carilah disini
jika kau ubah fikiran
untuk jatuh cinta lagi
yang pertama ke depan
jika kau ubah fikiran
Akan ku serah segalanya oh kepadamu
senang atau susah aku tabah tuk menempuh
tapi sayang hatimu belum terbuka
Jika kau ubah fikiran
aku kan setia menanti
jika kau perlukan teman
carilah disini
jika kau ubah fikiran
untuk jatuh cinta lagi
yang pertama ke depan
jika kau ubah fikiran
Aku mahukan kamu
sungguh benar dan jujur
aku mahukan kamu
sungguh benar dan jujur
tapi sayang hatimu belum terbuka
Jika kau ubah fikiran
aku kan setia menanti
jika kau perlukan teman
carilah disini
jika kau ubah fikiran
untuk jatuh cinta lagi
yang pertama ke depan
jika kau ubah fikiran
Aku kan setia menanti
jika kau perlukan teman
carilah disini
jika kau ubah fikiran
untuk jatuh cinta lagi
yang pertama ke depan
jika kau ubah fikiran
jika Kau Ubah Fikiran
hanya sebutir pasir di pantai kau berlabuh
cukup di situ hasrat ku terkubur
Kau juga bilang kau belum bersedia lagi
untuk mengganti pasangan dalam sanubari
mungkin kerna masih basah luka lama
Jika kau ubah fikiran
aku kan setia menanti
jika kau perlukan teman
carilah disini
jika kau ubah fikiran
untuk jatuh cinta lagi
yang pertama ke depan
jika kau ubah fikiran
Akan ku serah segalanya oh kepadamu
senang atau susah aku tabah tuk menempuh
tapi sayang hatimu belum terbuka
Jika kau ubah fikiran
aku kan setia menanti
jika kau perlukan teman
carilah disini
jika kau ubah fikiran
untuk jatuh cinta lagi
yang pertama ke depan
jika kau ubah fikiran
Aku mahukan kamu
sungguh benar dan jujur
aku mahukan kamu
sungguh benar dan jujur
tapi sayang hatimu belum terbuka
Jika kau ubah fikiran
aku kan setia menanti
jika kau perlukan teman
carilah disini
jika kau ubah fikiran
untuk jatuh cinta lagi
yang pertama ke depan
jika kau ubah fikiran
Aku kan setia menanti
jika kau perlukan teman
carilah disini
jika kau ubah fikiran
untuk jatuh cinta lagi
yang pertama ke depan
jika kau ubah fikiran
jika Kau Ubah Fikiran
Senin, 11 Juni 2007
Mila - Persis Mutiara
Biar kau tunduk bisu
Aku tahu
Gelora hatimu
Engkau mahu
Aku lafazkan rindu
Biar kau hanya diam
Aku selam
Jiwamu terdalam
Perasaan cintamu yang kau pendam
Kata paling terindah
Tak mungkin bisa ucapkan
Hakikat rasa yang ku rasakan
Pabila ku renung ke matamu
Terlihat ku hatimu kasih
Persis mutiara
Sinarmu mendamaikan
Pergolakan
Insan yang lelah mengembara
Tak terbilang kesan-kesan luka
Titis hujan airmata
Tenang sebentar pedih semula
Buatku rasa gentar
Membisikkan hasrat hati sebenar
Sekalipun engkau inginku lamar
Kasihku
Langganan:
Postingan (Atom)